9 Cara Mengatasi Dehidrasi Pada Ibu Hamil

Tips Kehamilan - Selama masa kehamilan, biasanya banyak keluhan yang dirasakan oleh seorang ibu hamil, diantaranya adalah dehidrasi atau sering merasa haus. Hal ini disebabkan karena ibu hami mengalami kehilangan cairan di dalam tubuh secara berlebih. Kondisi dehidrasi berat dialami oleh ibu hami l yang masih berada dalam fase trimester pertama sebab pada waktu itu ibu sering mengalami morning sickness berupa sering mual dan muntah. Kondisi ini akan mengakibatkan ibu hamil merasa letih, lemas,dan lesu.

Jika ibu hamil mengalami kekurangan cairan dalam tubuh maka akan mengakibatkan berkurangnya air ketuban yang bisa menyebabkan bayi bersentuhan dengan dinding rahim. Kondisi ini bisa membahayakan bayi Anda.

Berikut Cara AMpuh Mengatasi Dehidrasi Saat Hamil

Untuk mengetahui gejala dehidrasi pada ibu hamil, Anda bisa melihat tanda-tanda berikut ini.


  • Sering haus. Kondisi ini menunjukkan bahwa tubuh membutuhkan cairan.
  • Tekanan darah rendah. Hal ini ditandai dengan pusing, migran terutama setelah berdiri, membungkuk atau berlutut, dan vertigo.
  • Urin berkurang sehingga warnanya menjadi gelap dan bau yang menyengat..
  • Bibir pecah-pecah, mulut dan hidung kering. Hal ini bisa menyebabkan panas dalam pada ibu hamil.
  • Mual dan muntah selama masa kehamilan.
  • Kulit menjadi kering dan tidak elastis. 

Berikut ini tips mengatasi dehidrasi saat hamil

  1. Cukupilah kebutuhan air minum Anda. Minumlah air walaupun Anda tidak sedang haus. Dengan demikian, tubuh Anda akan terjaga dari dehidrasi atau kekurangan cairan.
  2. Anda lebih dianjurkan untuk minum air putih dibandingkan dengan jus atau sirup, karena mengonsumsi air putih dapat membantu Anda menjaga kesehatan ginjal.
  3. Jika Anda merasa mual ketika mengonsumsi air putih, maka barulah Anda bisa meminum jus buah sebagai alternatif.
  4. Jika Anda masih merasa mual ketika minum air, segeralah konsultasikan denagn dokter Anda. Ketika Anda masih mengalami lelah, lemah, gejala pusing dan sakit kepala, ada baiknya Anda menggunakan infus untuk mengganti cairan yang hilang.
  5. Sebelum mengonsumsi minuman yang mengandung elektrolit, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui manfaat dan efek sampingnya.
  6. Untuk mencegah terjadinya dehidrasi pada ibu hamil, maka disarankan untuk minum air 8 gelas per hari. Hal ini akan menjaga tubuh ibu hamil dari kekurangan cairan dan menjaga cairan ketuban untuk janin.
  7. Jika Anda beraktivitas di luar ruangan, maka konsumsilah asupan air tambahan.
  8. Ketika hamil, ada baiknya Anda menghindari minuman yang mengandung kafein, soda, dan jus buah olahan yang mengandung bahan tertentu sehingga mengakibatkan zat diuretik.
  9. Ketika Anda sibuk dengan aktivitas kantor, jangan lupa untuk selalu membawa botol minuman Anda.
Lihat juga : Cara Merawat Kehamilan Trimester Pertama

Demikian penjelasan mengenai gejala dan cara mengatasi dehidrasi saat hamil. Semoga dengan tips diatas anda dapat terhindar dari dehidrasi selama kehamilan.

0 Response to "9 Cara Mengatasi Dehidrasi Pada Ibu Hamil"

Post a Comment