Cara Mengatasi Preeklampsia pada Ibu Hamil

Cara mengatasi preeklampsia pada Ibu hamil memang membutuhkan perawatan yang serius.  Sebab preeklampsia merupakan tanda bahaya pada kehamilan yang bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, Ibu hamil harus selalu menjaga kesehatannya agar terhindar dari praeklampsia.
Cara mengatasi preeklampsia pada Ibu hamil

Gejala preeklampsia terjadi akibat komplikasi karena tekanan darah terlalu tinggi saat kehamilan. Komplikasi ini bisa cukup berbahaya karena praeklampsia bisa menyebabkan kematian. Biasanya, risiko paling besar terjadi pada akhir kehamilan dan menjelang proses persalinan.

Apa itu preeklampsia?

Preeklampisa adalah kondisi medis yang terjadi pada wanita hamil, wanita bersalin dan selama masa nifas yang terdiri dari proteinuri, hipertensi, edema(bengkak), dan kadang juga terjadi kejang-kejang hingga koma. Proteinuri yaitu kondisi akibat meningkatnya protein yang terdapat air seni. Biasanya, penyakit ini meningkat pada trimester ketiga kehamilan atau menjelang persalinan. Tapi, terkadang preeklampsia juga bisa terjadi sejak sebelum semester akhir kehamilan jika dilihat melalui gejala-gejala yang terjadi.

Secara umum, penyakit ini terjadi pada wanita hamil yang sebelumnya pernah mengalami hipertensi, diabetes, penyakit autoimun seperti lupus, thrombofilia, atau penyakit ginjal dan wanita dengan obesitas dan kehamilan kembar. Wanita yang memiliki riwayat keluarga praeklampia juga berisiko terhadap preeklampia terhadap dirinya.

Cara mencegah preeklampia saat hamil
cara mengatasi preeklampia pada wanita hamil

Tindakan pencegahan gejala praeklampia pada wanita hamil sangat penting agar tidak terjadi hal berbahaya bagi ibu dan bayinya. Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah preeklampia pada wanita hamil yaitu dengan konsumsi probiotik. Menurut strudi yang telah dilakukan, wanita hamil yang mengonsumsi probiotik akan mengurangi risiko komplikasi pada akhir kehamilan dan praeklampsia.

Cara mengatasi preeklampsia pada Ibu hamil haruslah dengan melakukan tindakan pencegahan sebelumnya. Jadi sangat penting bagi wanita hamil untuk rutin periksa ke dokter atau bidan untuk mengetahui kondisi kehamilan dan kesehatannya. Biasanya dokter akan memeriksa tekanan darah serta jumlah urine. Terkadang juga akan dilakukan tes darah sehingga bisa menunjukkan apakah si Ibu hamil mengalami preeklampsia atau tidak.

Tindakan terhadap wanita hamil dengan preeklampsia
tindakan cara mengatasi preeklampsia saat kehamilan

Tak perlu khawatir jika Ibu hamil positif terkena praeklampsia.  Sebab penyakit yang terjadi pada wanita hamil ini juga bisa diatasi dengan banyak cara. Jadi, Anda tetap bisa sembuh dari penyakit ini dan bisa melahirkan sang buah hati dengan selamat.

Itulah ulasan cara mengatasi preeklampsia pada Ibu hamil dan tindakan pencegahan yang bisa dilakukan. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda.

0 Response to "Cara Mengatasi Preeklampsia pada Ibu Hamil"

Post a Comment